• info@disparkotajayapura.id
  • (0967) 583001
News Photo

Sinergikan Kearifan Lokal, Dispar Kota Jayapura Fokus Kembangkan Wisata Berbasis Budaya

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata terus memantapkan langkah dalam mengoptimalkan potensi sektor pariwisata. Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, S.IP., M.Si., menekankan bahwa strategi pengembangan pariwisata ke depan harus berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal Port Numbay guna memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Richard saat menjadi narasumber dalam diskusi strategis bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan para tokoh adat Kota Jayapura, Jumat (17/7/2026). Diskusi ini mengusung tema besar: “Pengembangan Pariwisata dan Budaya Lokal yang Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kota Jayapura.”

Menjadikan Budaya sebagai Daya Tarik Utama

Dalam paparannya, Richard memaparkan bahwa Kota Jayapura memiliki aset pariwisata yang sangat variatif, mulai dari keindahan alam, kekayaan sejarah, hingga ekonomi kreatif. Namun, ia menegaskan bahwa identitas utama yang harus ditonjolkan adalah budaya lokal.

“Budaya lokal bukan sekadar pelengkap, melainkan identitas dan kekuatan utama kita. Jika dikelola dengan manajemen yang baik, potensi ini menjadi daya tarik wisata yang unik. Ujungnya, pariwisata mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan langsung bagi masyarakat setempat,” jelas Richard.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberlanjutan

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Richard menyebutkan bahwa pembangunan pariwisata tidak mungkin berjalan maksimal tanpa sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat.

Beberapa poin strategi utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut meliputi:

Promosi Inovatif: Memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan kekayaan budaya Port Numbay ke pasar yang lebih luas.

Pemberdayaan Berbasis Masyarakat: Mengedepankan destinasi wisata yang dikelola langsung oleh warga lokal agar dampak ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Regenerasi: Melibatkan generasi muda secara aktif dalam upaya pelestarian budaya agar warisan leluhur tetap terjaga di tengah modernisasi.

Harapan Tokoh Adat dan Agama

Para peserta diskusi yang terdiri dari pemuka agama dan tokoh adat menyambut positif pemaparan tersebut. Mereka memberikan dukungan penuh dengan catatan bahwa pengembangan pariwisata harus tetap menjaga kesakralan nilai-nilai adat serta menjunjung tinggi kerukunan umat beragama yang selama ini menjadi ciri khas Kota Jayapura.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi terciptanya komitmen kolektif dalam membangun sektor pariwisata yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan tetap menghormati warisan budaya leluhurnya.

 

Share This News

Comment

SIKAP - Sistem Informasi Karya Kreatif Anak Port Numbay